on Sabtu, 18 April 2015
Perbaikan beberapa jalan lingkungan di Kota Samarinda ternyata masih dikeluhkan warga. Seperti di  Loa Janan, dimana selain rusak dan jalan yang berlubang, sebagian jalan lingkungannya belum tersentuh perbaikan. Warga pun menilai bahwa selama ini pembangunan yang dilakukan oleh Pemkot Samarinda masih tak merata.
Pada kawasan tersebut masih ada jalan yang belum pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah. Hal ini menjadi keluhan warga sekitar, karena tidak nyaman dilalui kendaraan, juga kerap membuat pengguna kendaraan roda dua celaka.


A. Dampak Baik dan Buruk
Dampaknya "Mungkin agar pengendara motor lebih berhati-hati di jalan agar tidak kebut-kebutan di jalan terutama geng-geng motor yang berkeliaran di malam jadi mereka tidak berani kebut-kebutan di jalan." ungkap mahasiswa perguruan tinggi yang ada di Samarinda.
Dampak Buruknya "Kerusakan jalan itu dapat menyebabkan kecelakaan bagi pengguna jalan yang bahkan dapat merenggut nyawa pengendara." kata salah satu mahasiswa perguruan tinggi.

B. Pendapat Tentang Jalanan Rusak yang Ada di Daerah Pinggiran Kota
Kerusakan jalan yang ada di daerah pinggiran kota khusunya daerah Loa Bakung, Samarinda Seberang, dan Loa Janan  disebabkan oleh lalu-lalang truk-truk besar perusahaan yang beroperasi melewati jalanan bukan pada jamnya yang harusnya beroperasi di atas jam 10 malam, nyatanya pagi,siang dan sore pun truk-truk tersebut bebas beroperasi.

C. Solusi Mengatasi Jalanan Rusak
"Kita sebegai masyarakat harus tanggap terhadap jalan-jalan rusak dengan cara memperbaiki jalanan rusak yang ada di sekitar  kita saja dulu, untuk jalan yang rusak itu baru tugas Pemerintah untuk memperbaiki jalanan rusak, Pemerintah dituntut untuk lebih tanggap terhadap jalanan rusak yang ada di daerah pinggiran kota, jangan hanya mementingkan perbaikan jalan yang ada di kota tetapi di daerah pinggiran kota juga harus di perhatikan Pemerintah." ungkap mahasiswa perguruan tinggi yang ada di samrinda.